WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp21 Triliun

WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp21 Triliun

WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp21 Triliun

WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp21 Triliun, – Sejalan dengan kinerja positif yang dicatatkan pada semester I-2020 sekaligus pemulihan pekerjaan yang tengah berlangsung di Semester II 2020, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) menetapkan rencana strategis untuk memastikan Perseroan akan terus melanjutkan pertumbuhan berkelanjutan. Selain itu juga sepanjang 2020 ditargetkan raih kontrak baru Rp21,37 triliun.

PT Wijaya Karya mulai menetapkan rencana strategis untuk memastikan pertumbuhan perseroan di masa mendatang. Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito. Mengungkapkan salah satu rencana tersebut adalah penguatan sinergi lini bisnis di WIKA Group.

“Hal ini menjadi penting untuk mewujudkan operasi bisnis yang lebih efisien sekaligus memastikan pertumbuhan yang dialami WIKA sebagai entitas induk juga turut dirasakan oleh entitas anak,” ungkap Agung dalam keterangan tertulis, Kamis.

“Dari target tersebut, raihan kontrak baru diproyeksikan didominasi oleh proyek-proyek Pemerintah. Selain itu, sumbangan kontrak baru juga akan berasal dari hasil sinergi BUMN. Swasta dan ekspansi bisnis kita di luar negeri,” lanjut Direktur Utama PT Wijaya Karya Tbk Agung Budi Waskito.

Agung yakin dengan adanya beberapa proyek yang masih akan diproduksi sampai beberapa tahun ke depan dan raihan kontrak baru, WIKA masih akan bertumbuh seperti sedia kala.

Agung menjelaskan, perseroan menargetkan untuk mendapatkan kontrak baru sebesar Rp21,37 triliun sepanjang 2020. Dari target tersebut, raihan kontrak baru diproyeksikan didominasi oleh proyek-proyek pemerintah.

“Selain itu, sumbangan kontrak baru juga akan berasal dari hasil sinergi BUMN, swasta dan ekspansi bisnis kita di luar negeri. Dengan adanya beberapa proyek yang masih akan diproduksi sampai beberapa tahun ke depan dan raihan kontrak baru, WIKA masih akan bertumbuh seperti sedia kala,” ujarnya.

Pembangunan Pabrik Fabrikasi Baja Majelengka ditargetkan rampung kuartal III 2020

Agung mengatakan, penguatan dari sisi industri tercermin oleh pembangunan Pabrik Fabrikasi Baja Majelengka yang dimiliki WIKA Industri & Konstruksi (WIKA IKON) yang ditargetkan rampung pada kuartal III 2020.

Dengan luas 30 hektar dan berkapasitas 75 ribu ton per tahun. Pabrik ini memiliki 4 jalur produksi yang dilengkapi dengan mesin-mesin robotik dan semiautomatik. Dengan 4 (empat) jalur pabrik akan memproduksi produk-produk yang berkualitas dan berpresisi tinggi.

“Dengan beroperasinya pabrik ini, kapasitas produksi fabrikasi baja juga bisa mencapai 100 ribu ton per tahun. Sekaligus menempatkan WIKA IKON sebagai salah satu perusahaan yang memiliki pabrik fabrikasi baja terlengkap di Indonesia,” jelas Agung.

WIKA mengerjakan proyek Tol Serpong Balaraja

Menurut Agung, WIKA juga tetap mencatatkan progres pembangunan di tengah pandemik COVID-19. Proyek yang juga dikerjakan oleh WIKA di Banten adalah Tol Serpong Balaraja yang dirancang untuk mempersingkat jarak tempuh dari Serpong menuju Jakarta maupun Merak.

Pada Seksi I ini, WIKA dipercaya oleh PT Trans Bumi Serbaraja sebagai entitas anak dari PT Bumi Serpong Damai (Sinar Mas Grup) untuk membangun jalan tol sepanjang 5,15 km yang menghubungkan Pusat Intermoda BSD City dan Tol Jakarta Outer Ringroad (JORR).

“Saat ini pembangunannya telah mencapai 16,56 persen dan sedang dalam tahap pengerjaan saluran Frontage Road. Struktur pondasi Main Road dan struktur Simpang Susun Central Business District (CBD) BSD Raya. Kami menargetkan untuk bisa selesai pada akhir tahun 2021,” ungkapnya.