Ramai Pesepeda Konvoi Sampai Makan Badan Jalan

Ramai Pesepeda Konvoi Sampai Makan Badan Jalan

Ramai Pesepeda Konvoi Sampai Makan Badan Jalan

Ramai Pesepeda Konvoi Sampai Makan Badan Jalan – Akhir-akhir ini masyarakat sibuk bahwa mereka berniat untuk berolahraga menggunakan sepeda. Bahkan, ada beberapa pengendara sepeda yang melakukan konvoi dengan masyarakat untuk mengambil bagian dari jalan.

Sosial media yang sedang dibahas gerombolan pengungsi dari pengendara sepeda mengambil jalan. pengguna jalan lain seperti driver yang mengeluh pada jaringan sosial karena jalan yang pengendara sepeda tertutup. Sebagai contoh, kelompok pengguna Facebook intersepsi mengeluh Hanya Info Area.

“Silakan, bro .. jika sepedaan di jalan untuk membuat jejer begitu, sampai 4 jejer
untuk keamanan dan umum baik bro .. terima kasih yang, “tulisnya Facebook pengguna dalam kelompok.

Bahkan, menurut UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 106, ayat 2, kendaraan bermotor wajib mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pengendara sepeda. Bagi mereka driver yang tidak memprioritaskan keselamatan pejalan kaki dan pengendara sepeda, yang bisa menghadapi hukuman penjara dua bulan atau denda Rp 500.000.

Menurut instruktur safety driving sekali Pendiri Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC), Jusri Pulubuhu, sepeda safety merupakan prioritas di jalan. Namun, pengendara sepeda juga harus memahami bahwa mereka rentan terhadap kecelakaan di jalan.

“Karena mereka dapat bergerak sangat dinamis, dan salah satu yang penting yang paling cenderung seimbang. Jadi, ketika ia dalam (rel) jalur jalan, tiba-tiba bisa bermanuver ke kiri, kanan atau bawah karena hal-hal kecil seperti jalan atau lubang batu “Jusri kepada AFP, Rabu (2020/06/10).

Jusri juga memperingatkan, tidak semua pengguna kendaraan bermotor di jalan taat aturan. Ada sedikit terlalu pengendara tidak disiplin. Oleh karena itu, untuk menghindari kecelakaan fatal, maka Anda harus bisa mengantisipasi pengendara sepeda.

“Ketika di jalan meskipun ada deretan jalur sepeda mengatakan yang telah disediakan, mereka harus memahami ketidakdisiplinan pengguna jalan lainnya. Kadang-kadang jalur di mana mereka dibawa. Dari segala cara ini bahwa kecelakaan pengendara sepeda rentan “, kata.

Dengan begitu banyak kasus kecelakaan yang melibatkan pengendara sepeda sebagai korban, Jusri menunjukkan bahwa pengendara sepeda tidak menerima mengokupansi jalan karena potensi bahaya. Jika kecelakaan, tidak hanya pengendara sepeda rugi sendiri, pengguna jalan lain mereka akan kehilangan terlalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *