Perilaku Sosial Positif yang Terbaik

Perilaku Sosial Positif yang Terbaik

Jika tujuanmu adalah untuk hidup lebih lama dan lebih baik, kamu perlu meluangkan lebih banyak waktu untuk mengembangkan kebiasaan sehat. Menurut http://wightmethodists.org/ yang memiliki oleh orang-orang yang nyatanya punya usia yang panjang juga.

Perilaku Sosial Positif yang Terbaik

Beberapa antara kebiasaan sehat tersebut tidak hanya sebatas pada pola makan, tetapi kebiasaan dalam bersosialisasih juga turut memengaruhi, seperti lima poin yang akan menjelaskan berikut ini.

Menjaga hubungan pribadi yang dekat dengan orang lain atau pasangan

Melansir dari https://103.55.37.23/ usia yang panjang sering kaitkan dengan pengaruh gen. Namun, nyatanya ini hanya memengaruhi sekitar 20 hingga 25 persen. Maka itu, ada fakta menarik yang lebih penting, yaitu kualitas hubungan pribadi. Memang, sebuah studi dalam Neuroscience & Biobehavioral Reviews tahun lalu, menunjukkan bahwa isolasi sosial kaitkan dengan tingkat peradangan atau inflamasi yang lebih tinggi. Perdanggan kaitkan dengan sejumlah penyakit dan kondisi.

Membangun dan mempererat jaringan sosial

Selain menghindari rokok karena berbagai bahayanya bagi kesehatan, berinvestasi dalam kehidupan sosial yang positif merupakan hal terbaik yang dapat kamu lakukan untuk bisa panjang umur. Maka memiliki jaringan dukungan sosial yang kuat (yaitu, orang-orang yang dapat kamu kunjungi untuk mendapatkan dukungan emosional, sosial, atau bahkan finansial jika perlukan) kaitkan dengan penurunan risiko kematian kini sebesar 50 persen. Bila kamu memilikinya, kamu patut bersyukur. Ini karena tak sedikit orang yang memiliki jaringan dukungan sosial yang kuat.

Membantu orang lain

Nyatanya, ungkapan tersebut benar adanya. Dalam buku Growing Young: How Friendship, Optimism and Kindness Can Help You Live. Maka yang menulis oleh Marta Zaraska, membantu orang lain mengurangi stres dan memicu serangkaian perubahan fisiologis dalam tubuh yang dapat meningkatkan kesehatan. Ini termasuk mengurangi tekanan darah dan mengurangi peradangan, yang mana dapat berkontribusi membuatmu panjang umur.

Memupuk kekuatan pikiran yang selalu positif

Sebuah dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America tahun lalu, optimisme kaitkan dengan rentang hidup yang lebih panjang. Bahkan, hidup dengan pola pikir optimistis juga memengaruhi usia yang tidak banyak menjangkau, yaitu 80-an. Katanya, punya pandangan positif mungkin bisa memberi tambahan 10 tahun dari usia rata-rata.