Pemerintah Dinilai Gagal Melakukan Pencegahan Pemudik Sepeda Motor

Pemerintah Dinilai Gagal Melakukan Pencegahan Pemudik Sepeda Motor

Pemerintah Dinilai Gagal

Pemerintah Dinilai GagalPemerintah telah melarang kegiatan mudik lebaran selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kemarin. Namun, jumlah pemudik yang menuju ke Jawa Tengah dan Jawa Timur tidaklah sedikit, khusunya mereka pemudik yang menggunakan sepeda motor.

Baca juga : RAI Angkat Bicara soal Pesawat Warisan BJ Habibie Dicoret dari PSN

Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Djoko Setijowarno mengatakan, larangan mudik lebaran 2020 masih belum berhasil menghalau pemudik yang memakai angkutan roda dua.

Baca juga : Bank BRI Siapkan Startegi untuk Hadapi New Normal

“Ini yang menarik. Jadi menghalau itu hanya kendaraan roda empat, roda dua enggak bisa dihalau,” ujar Djoko dalam sesi diskusi online bersama MTI, Sabtu (6/6/2020).

Berdasarkan informasi yang didapat dari Dinas Perhubungan Jawa Tengah sekitar dua hari lalu, ia menyampaikan, sudah ada hampir satu juta orang yang masuk ke Jawa Tengah.

Baca juga : Ide Bisnis Daur Ulang Dengan Penghasilan Puluhan Juta

Dari jumlah tersebut, sebanyak 259.416 orang yang mayoritas menggunakan sepeda motor datang ke Jawa Tengah dengan tidak disertai surat keterangan sehat.

“Ini karena apa? Saya yakin paling banyak dari sepeda motor, karena yang dihalangin itu paling banyak mobil. Sepeda motor enggak bisa dihalang-halangin nih. Enggak mungkin sepeda motor bawa surat keterangan sehat,” cibirnya.

Revisi Kebijakam Industri Sepeda Motor

Baca juga : Dukung Kebijakan OJK, Prudential Siap Pasarkan Asuransi Digital

Oleh karenanya, ia meneruskan, MTI mendorong agar pemerintah melakukan revisi kebijakan industri dan bisnis sepeda motor. Masukan itu diberikan lantaran sepeda motor ternyata malah mempersulit program larangan mudik.

Baca juga : Pemerintah Masih ‘No Comment’, Trump Investigasi Pajak Digital di Indonesia

“Kalau seandainya sepeda motor tidak diciptakan jarak jauh, saya yakin orang tidak akan mudik menggunakan sepeda motor. Di Indonesia buat sepeda motor untuk jarak jauh,” kata Djoko.

Sumber : liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *