Menko Luhut: Pertumbuhan Kasus Harian COVID-19 Menurun

Menko Luhut: Pertumbuhan Kasus Harian COVID-19 Menurun

Pertumbuhan Kasus Harian COVID-19 Menurun

Pertumbuhan Kasus Harian COVID-19 Menurun – Menko Bidang Kemaritiman dan Investigasi, Luhut Binsar Pandjaitan menyebutkan bahwa pertumbuhan kasus pasien positif virus corona mulai menurun. Sejak 25 April 2020, jumlah kasus harian baru sekitar 214-455.

“Pertumbuhan kasus harian terus menurun,” kata Luhut seperti dikutip pada bahan presentasinya saat menjadi pembicara tamu di SMDV-Agaeti Ventures, Jakarta, Sabtu (9/5).

Baca juga : 6 Langkah Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko Sesuai Standar OSHA

Meski begitu, Luhut menyebut ada peningkatan signifikan untuk orang yang menjalani tes Covid-19 dalam beberapa waktu terakhir. Setidaknya secara harian tes dilakukan pada 5.800 dari sebelumnya hanya 2.000 orang.

“Ada peningkatan rata-rata tes harian menjadi 5.800 dari (sebelumnya kurang dari 2.000 di minggu-minggu sebelumnya,” kata Luhut lagi.

Hingga tanggal 3 Mei, kasus positif corona menyentuh 11.192 pasien. Kemudian, tingkat kematian 7,6 persen dan tingkat pemulihan 16,8 persen.

Dari data yang dikumpulkan Luhut, menunjukkan beberapa kota di Indonesia pada tahap kontrol pandemi Covid-19. Di antaranya Kalimantan Tengah, Jawa Tengah, Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Kota Menuju Tahap Perataan

Sementara itu, kota-kota seperti Sulawesi Selatan, Jawa Timur, dan Banten akan menuju tahap perataan. Sedangkan, kota-kota di Bali ingin perlu dihindari karena memasuki tahap pengendalian.

“Ada beberapa kota yang ingin kami hindari untuk memasuki tahap pengendalian, seperti Bali,” kata Luhut.

Untuk itu, pemerintah meminta kerja sama masyarakat untuk melakukan protokol kesehatan dan meningkatkan kesehatan. Hal ini sebagai upaya untuk menjaga tubuh tetap sehat dan membantu mengurangi penambahan kasus baru.

Strategi ini pun perlu diimplementasikan secara hati-hati secara bertahap. Perlu juga dilakukan peninjauan berkala yang cermat.

Virus Corona Tidak Melulu Bawa Dampak Negatif

Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan menyebut bahwa pandemi virus corona atau covid-19 tak hanya membawa dampak buruk semata.Menurut Luhut, masih ada dampak positif kehadiran virus corona. Salah satunya yaitu reformasi digitalisasi di seluruh sendi kehidupan masyarakat mulai berkembang.

“Covid-19 membawa reformasi hebat. Seperti efektivitas kinerja pemerintah karena digitalisasi,” kata Menko Luhut melalui tayangan program Indonesia Bicara di TVRI, Rabu (22/4).

Melalui era digitalisasi, kinerja pemerintah akan lebih transparan dalam segala bidang sehingga menutup ruang terjadinya tindak pidana korupsi. Seperti laporan anggaran untuk sektor kesehatan yang disampaikan secara terbuka untuk bisa diakses publik.

“Mereka jadi tahu harga rapid test,” singkatnya.

Lebih jauh disebutkannya, Presiden Joko Widodo berencana melakukan reformasi digitalisasi untuk efisiensi kinerja pemerintah dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi. Seperti pelaksanaan rapat kerja yang akan dilakukan secara daring.

Kesadaran Menjaga Kesehatan Meningkat

Luhut yang juga menjabat Menteri Perhubungan Ad Interim menambahkan, pandemi ini juga membuat kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan diri dan lingkungan semakin meningkat. Hal ini karena kekhawatiran masyarakat akan terinfeksi virus mematikan asal kota Wuhan.

“Sekarang lebih menjaga kebersihan melalui cuci tangan. Pengolahan sampah harus kita proses mungkin ada virus kan,” jelas dia.

Sumber : merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *