Manfaat kerohanian yang berpengaruh bagi kehidupan

Manfaat kerohanian yang berpengaruh bagi kehidupan

Pengaruh rohani dalam kehidupan

Manfaat kerohanian yang berarti bagi kehidupan peran yang penting, lebih menyandarkan peran pada kekuatan yang dipertimbangkan, misalnya mereka yang beragama

Menjadi rohani sendiri dapat memberikan efek positif dalam hidup, salah satunya menumbuhkan sifat-sifat baik seperti cinta, kesabaran, dibaca, dan lain-lain. Selain itu, berikut adalah Manfaat lain dari memiliki rohani yang baik.

Manfaat rohani di kehidupan

1. Mencegah Depresi

Tak sedikit orang yang mencari Tuhan saat berada dalam kesulitan atau tengah berharap sesuatu. Tidak heran jika banyak studio menunjukkan adanya hubungan antara kerohanian dan depresi. Sebuah studi tahun 2014 mengutip bagian korteks otak semakin menebal melalui ibadah rutin dan kegiatan keagamaan lainnya.

2. Mengurangi angka membunuh diri

Menjadi rohani dan agamis membuat kekuatan mental terbentengi bahkan dalam kesulitan sekalipun. Sebuah studi dalam JAMA Networks Journal menunjukkan wanita yang melakukan acara keagamaan yang memiliki risiko lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah.

3. Membuat Kehidupan bahagia

Banyak studio menunjukkan mereka yang aktif dalam kegiatan keagamaan yang memiliki kehidupan keluarga yang lebih bahagia. Mereka juga memiliki hubungan romantis yang lebih baik.

Banyak studio juga menunjukkan mereka yang mendoakan pasangan memiliki komitmen yang lebih baik antara satu sama lain. Sementara itu, mereka yang datang ke acara keagamaan bersama juga memiliki kehidupan yang lebih bahagia.

 4. Mengatasi segala hal dengan baik

Menjadi spiritual membantu merilekskan sistem saraf dan meningkatkan sistem imun. Sebuah studi menunjukkan wanita yang positif HIV, yang sedang memperbaiki depresi, belajar untuk mengatasi masalah mereka melalui kegiatan spiritual dan memastikan diri mereka lebih baik.

5. Memperpanjang usia

Orang dengan harapan dan iman yang kuat, sulit berumur panjang. Sebuah studi yang dilakukan oleh Harvard TH Chan School of Public Health dan diterbitkan tahun 2016 di JAMA menunjukkan mereka yang rajin pergi ke tempat ibadah memiliki insidensi penyakit kardiovaskular, kanker, dan gangguan kesehatan lainnya lebih kecil.

6. Menurunkan tekanan darah

Sebuah studi yang dilakukan di Medical Centre Universitas Duke pada tahun 1998 menemukan orang tua yang lebih aktif beribadah akan memiliki tekanan darah yang lebih rendah 40 persen dibandingkan yang yang sama sama sekali.

Tak dimungkiri, agama dengan kesehatan memang sangat terkait. Penyebab agama yang membangun dan menanamkan semangat dorongan akan membuat hati dan pikiran melepaskan seseorang dari stres, depresi, tekanan dan juga pergumulan hidup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *