Komentar IMF Bikin Rupiah Terbang

Komentar IMF Bikin Rupiah Terbang

Komentar IMF Bikin Rupiah Terbang ke Rp 15.880 per Dolar AS

Komentar IMF Bikin Rupiah Terbang ke Rp 15.880 per Dolar AS – Nilai tukar rupiah berada di posisi Rp15.880 per dolar AS pada perdagangan pasar spot Kamis sore. Posisi tersebut menguat 2,28 persen dibandingkan perdagangan Rabu (8/4) sore di level Rp16.250 per dolar AS.

Namun, baht Thailand melemah 0,22 persen, yen Jepang melemah 0,04 persen, dan dolar Hong Kong melemah 0,02 persen terhadap dolar AS. Secara global, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan bahwa pandemi corona mulai melambat. Dalam kurun waktu 20 Januari-6 April rata-rata pertumbuhan jumlah kasus corona adalah 12,52 persen per hari. Namun, sejak 24 Maret pertumbuhan jumlah kasus baru di bawah level tersebut, yakni 9,67 persen.

Selain itu, Perry menilai PSBB di DKI Jakarta dan yang akan disusul oleh daerah lainnya akan memberikan sentimen positif lebih banyak ke pasar. Sebab, hal itu akan mengurangi dampak negatif terhadap sektor keuangan. “Bahkan beberapa hari terakhir pertumbuhan kasus baru per harinya sudah satu digit persentase. Hal ini memunculkan harapan pandemi Covid-19 akan segera berakhir, dan perekonomian bisa segera bangkit,” imbuhnya.

Sementara itu, mata uang di negara maju bergerak variatif terhadap dolar AS. Terpantau, poundsterling Inggris menguat 0,17 persen dan franc Swiss menguat 0,08 persen. Sedangkan dolar Australia melemah 0,10 persen dan dolar Kanada melemah 0,24 persen terhadap dolar AS.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi mengatakan penguatan rupiah ditopang pernyataan Dana Moneter Internasional (IMF) bahwa Indonesia adalah salah satu negara di Asia yang tahan akan resesi akibat pandemi virus corona. Ini mengakibatkan pasar kembali tertarik terhadap pasar Indonesia tercermin dari arus modal asing kembali masuk ke pasar dalam negeri

“Pernyataan baik oleh IMF maupun pemerintah membawa angin segar bagi perekonomian dalam negeri dan semua tahu bahwa fundamental ekonomi cukup bagus sehingga rupiah kembali menguat,” katanya dalam riset yang diterima Indo Poker.

Sementara, kurs referensi Bank Indonesia (BI) Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) menempatkan rupiah di posisi Rp16.241 per dolar AS atau naik tipis dibandingkan posisi kemarin yakni Rp16.245 per dolar AS. Sore ini, penguatan rupiah tercatat paling besar di Asia. Mayoritas mata uang di kawasan Asia lainnya juga terpantau menguat terhadap dolar AS.

Pernyataan baik oleh IMF maupun pemerintah

Tercatat, dolar Singapura menguat 0,13 persen, dolar Taiwan menguat 0,11 persen, won Korea Selatan menguat 0,08 persen, peso Filipina menguat 0,05 persen, rupee India naik 0,06 persen, yuan China menguat 0,07 persen, dan ringgit Malaysia menguat 0,26 persen.

Bank Indonesia (BI) mengklaim penerapan Pembatasan Sosial Berkala Besar (PSBB) di DKI Jakarta yang akan berlangsung mulai 10 April 2020 selama 14 hari ke depan telah meningkatkan kepercayaan pasar terhadap pasar keuangan. Hal itu berhasil membawa nilai tukar rupiah ke area Rp15.880 per dolar Amerika Serikat (AS) sore ini.

“Pak Gubernur DKI Pak Anies Baswedan mengumumkan terkait PSBB, berbagai kondisi ini membawa kepercayaan di pasar. Ini yang kemudian saya sampaikan bahwa rupiah bergerak cenderung stabil dan menguat,” ungkap Gubernur BI Perry Warjiyo dalam video conference, Kamis.

“Dengan PSBB, maka kasus virus corona bisa segera teratasi. Ini bukan hanya untuk aspek kemanusiaan dan kesehatan, tapi juga dampak ke sektor keuangan lebih rendah,” tutur Perry. Makanya, ia cukup percaya diri rupiah akan mengarah ke Rp15 ribu per dolar AS pada akhir tahun nanti. Diketahui, rupiah pada bulan lalu bergerak volatile dan sempat bertengger di level Rp16.500 per dolar AS.

“Rupiah saat ini masih undervalue (di bawah nilainya), masih cenderung menguat. Risiko di pasar keuangan membaik,” imbuh Perry. Lebih lanjut ia menjelaskan kepercayaan investor terhadap pasar keuangan kembali bangkit (rebound) lantaran pertumbuhan kasus virus corona di global yang melambat. Menurutnya, sejumlah negara telah membuat kebijakan cukup banyak untuk memerangi penyebaran virus corona.

“Ini terjadi di berbagai negara berangsur turun, baik di Italia dan berbagai negara lain. Ini menunjukkan sejumlah negara melakukan penanganan virus corona yang baik di berbagai negara,” jelasnya. Sebagai informasi, data statistik John Hopkins University menunjukkan virus corona telah menginfeksi 1.514.866 orang di dunia per hari ini. Jutaan pasien corona itu tersebar di 209 negara dan wilayah di dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *