DKI Berlakukan Masa Transisi, Ini Aturan Berolahraga di Tempat Umum

DKI Berlakukan Masa Transisi, Ini Aturan Berolahraga di Tempat Umum

DKI Berlakukan Masa Transisi, Ini Aturan Berolahraga di Tempat Umum

DKI Berlakukan Masa Transisi, Ini Aturan Berolahraga di Tempat Umum – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memutuskan memperpanjang pembatasan sosial berskala besar (PSBB). DKI Jakarta pula memastikan bulan Juni ini sebagai masa transisi.

Masa transmisi dimaksudkan untuk tetap mengontrol arus keluar masuk wilayah kota dan memperketat pengecekan kesehatan meski kegiatan ekonomi telah mulai berjalan.

\”Ini adalah masa yang akan kita lakukan selama PSBB (pembatasan sosial berskala besar) selama menunggu kondisi aman, sehat, produktif,\” tutur Anies dalam konferensi pers yang disiarkan kanal YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (4/6/2020).

Salah satu sektor yang dibuka selama masa transisi di DKI Jakarta adalah prasarana olahraga luar ruang dan taman. Namun masyarakat tetap perlu memperhatikan beberapa hal sebelum mengunjunginya.

Protokol prasarana olahraga di GOR atau stadion
– Jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari kapasitas gedung olahraga
– Tidak mengadakan kegiatan yang mendatangkan penonton

Fasilitas olahraga out of doors, taman, RPTRA
– Jumlah pengunjung atau tamu maksimal 50 persen dari kapasitas
– Pengunjung hanya diperuntukkan bagi warga setempat
– Tidak diperkenankan bagi anak usia 0-9 tahun, ibu hamil, dan lansia
– Tidak berkerumun lebih dari lima orang

DKI Jakarta mengumumkan berlakunya masa transisi mulai Kamis (4/6/2020). Untuk pergerakan penduduk, jalan kaki dan sepeda lebih direkomendasikan.

Bagi yang memilih gowes, informasi viral Link Joker123 tentang bahaya pakai masker saat bersepeda beberapa waktu lalu tentu bikin galau. Sebenarnya, perlu tidak sih pakai masker saat bersepeda?

Ketua Komunitas Bike To Work (B2W) Indonesia Poetoet Soedarjanto mengatakan, memakai masker saat bersepeda sebenarnya telah sejak lama diterapkan. Jauh sebelum ada virus Corona COVID-19, masker dipakai untuk menghindari polusi udara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *