Cara mengembangkan skill komunikasi yang wajib dimiliki

Cara mengembangkan skill komunikasi yang wajib dimiliki

Cara mengembangkan skill komunikasi yang wajib dimiliki

Cara mengembangkan skill komunikasi yang wajib dimiliki,- Kemampuan Berkomunikasi secara efektif sangat dibutuhkan dalam hubungan, pendidikan, dan pekerjaan. Inilah beberapa cara untuk mengembangkan skill komunikasi kamu.

Yang pertama adalah Kamu harus memahami dasar-dasar dalam berkomunikasi Dasar-dasar komunikasi meliputi :

1. Mengetahui apa yang dimaksud dengan komunikasi.

Komunikasi adalah proses mengirimkan sinyal/pesan antara pengirim dan penerima melalui berbagai macam metode (tulisan, isyarat nonverbal, dan lisan). Komunikasi juga merupakan mekanisme yang kita gunakan untuk membangun dan memodifikasi hubungan.

2. Milikilah keberanian untuk mengatakan apa yang dipikirkan.

Milikilah rasa percaya diri bahwa Anda dapat memberikan kontribusi yang berharga dalam percakapan. Luangkan waktu setiap hari untuk mengenali pendapat dan perasaan Anda sehingga Anda dapat menyampaikan pada orang lain. Orang yang ragu untuk berbicara karena merasa pendapatnya tidak berharga tidak perlu takut. Apa yang penting atau berharga untuk seseorang mungkin tidak berlaku bagi orang lain dan mungkin lebih berharga bagi orang yang satunya lagi.

3. Berlatihlah

Mengembangkan kemampuan komunikasi yang baik dimulai dengan interaksi yang sederhana. Kemampuan komunikasi bisa dilatih setiap hari baik baik untuk interaksi sosial hingga profesional. Kemampuan baru membutuhkan waktu untuk ditingkatkan. Namun, setiap kali Anda menggunakan kemampuan komunikasi, maka Anda akan membuka diri terhadap berbagai kesempatan dan hubungan di masa depan.
Kemudian, Yang kedua ketika kamu sudah memahami dasar-dasar komunikasi, langkah selanjutnya adalah kamu beranikan diri untuk melakukan suatu percakapan. Ada beberapa cara untuk kamu berkomunikasi secara langsung :
1. Lakukan kontak mata

Apapun posisi Anda, entah itu sebagai pembicara atau pendengar, memandang mata orang lain yang Anda ajak bicara akan membuat interaksi menjadi lebih berhasil. Kontak mata menunjukkan ketertarikan dan membuat lawan bicara menjadi tertarik juga untuk berinteraksi dengan Anda.

  • Salah satu teknik untuk membantu hal ini adalah memandang salah satu mata pendengar lalu berpindah ke mata lain. Memandang berpindah-pindah dari satu mata ke mata lain akan membuat Anda terlihat berbinar-binar. Cara lain adalah dengan membayangkan huruf “T” pada wajah si pendengar, dengan garis horisontal sepanjang alis dan garis vertikal sampai tengah hidung. Pusatkan mata untuk terus memandang zona “T” tersebut.
2. Gunakan gestur

Gestur ini meliputi tangan dan wajah Anda. Buatlah agar seluruh tubuh Anda bicara.Gunakan gestur yang lebih kecil untuk perorangan dan kelompok kecil. Gestur yang lebih besar digunakan saat menghadapi kelompok lawan bicara yang lebih besar.

3. Jangan mengirimkan pesan yang campur aduk

Selaraskan antara kata-kata, gestur, ekspresi wajah, dan nada suara. Menghukum seseorang sambil tersenyum akan mengirimkan pesan yang campur aduk dan tindakan ini tidak efektif. Jika Anda mengirimkan pesan yang positif, selaraskan kata-kata, ekspresi wajah, dan nada suara dengan pesan tersebut.

4. Hati-hati dengan apa yang dikatakan oleh tubuh

Bahasa tubuh dapat lebih berbicara banyak daripada kata-kata yang keluar dari mulut. Sikap yang terbuka dengan posisi lengan yang santai mengisyaratkan bahwa Anda mudah didekati dan terbuka untuk mendengarkan apa yang ingin dikatakan orang lain.

  • Sebaliknya, lengan yang terlipat dan bahu yang membungkuk menunjukkan ketidaktertarikan pada percakapan atau tidak bersedia untuk berkomunikasi. Komunikasi seringkali bisa dihentikan dengan bahasa tubuh sebelum dimulai yang menandakan Anda tidak ingin berbicara.
  • Postur yang tepat dan sikap yang mudah didekati dapat membuat percakapan yang kaku sekalipun mengalir dengan lancar.
5. Tunjukkan sikap dan kepercayaan yang konstruktif
Sikap yang Anda tunjukkan saat berkomunikasi akan memberikan pengaruh yang besar pada cara Anda mengatur diri dan berinteraksi dengan orang lain. Bersikaplah jujur, sabar, optimis, tulus, menghargai, dan menerima orang lain. Bersikaplah sensitif kepada orang lain dan percaya pada kemampuan orang lain.
6. Kembangkan kemampuan mendengar yang efektif
Seseorang tak hanya dituntut untuk mampu berbicara secara efektif, namun juga harus mendengarkan orang lain dan terlibat dalam pembicaraan yang sedang dibicarakan oleh orang lain. Hindari sikap hanya mendengarkan akhir kalimatnya saja sehingga Anda ikut berbicara pada saat yang bersamaan dengan orang lain yang sedang berbicara.
Yang ketiga adalah menggunakan kata – kata yang jelas, singkat dan padat, Berikut penjelasan nya :
1.Menggunakan kata-kata Anda Berbicaralah dengan jelas dan jangan menggumam. Jika orang selalu meminta Anda mengulang kata-kata, cobalah untuk melatih diri mengucapkan kata-kata dengan jelas.
2. Ucapakan kata-kata dengan jelas
 Orang akan menilai kompetensi Anda lewat kosakata yang diucapkan. Jika Anda tidak yakin untuk mengucapkan suatu kata, jangan gunakan kata itu.
3. Menggunakan kata-kata yang mudah dimengerti
Jika kamu menggunakan kata – kata yang hanya kamu mengerti seseorang tidak akan mengerti dengan apa yang kamu bicarakan, alangkah baiknya kamu gunakan bahasa baku atau bahasa yang umum.
4. Perlambat cara bicara anda
Jika kamu berbicara dengan begitu cepat seseorang tidak dapat mendengar apa yang kamu bicarakan, dan membuat seseorang akan meminta mengulangi kata-kata yang kamu keluarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *