Bank BRI Siapkan Startegi untuk Hadapi New Normal

Bank BRI Siapkan Startegi untuk Hadapi New Normal

Bank BRI Siapkan Startegi

Bank BRI Siapkan Startegi – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI telah menyiapkan berbagai startegi untuk menghadapi are tatanan hidup baru atau The New Normal.

Baca juga : Ide Bisnis Daur Ulang Dengan Penghasilan Puluhan Juta

Ada tiga indikator yang menjadi fokus utama dalam keberlanjutan bisnis perseroan, yakni pekerja dan jaringan, teknologi (IT) dan digital, serta proses bisnis.

Mengutip paparan BRI dalam acara virtual halal bihalal direksi dengan pemimpin download live22 media, Jumat (5/6/2020), untuk pekerja dan jaringan, BRI bakal menerapkan beberapa protokol seperti penyesuaian jam kerja, aturan physical distancing bagi pekerja dan nasabah, serta fasilitas preventif semisal masker dan wastafel.

Baca juga : Dukung Kebijakan OJK, Prudential Siap Pasarkan Asuransi Digital

Dalam hal pekerja dan jaringan, BRI juga akan menerapkan pola kerja yang fleksibel, transformasi kantor cabang, alternatif coworking space, hingga penerapan protokol kesehatan.

Sementara untuk IT dan digital, perseroan siap mengoptimalisasi inisiatif digital melalui beberapa program. Antara lain BRIStars, BRISpot, BRISIM, dan BRISMART.

Baca juga : Kemenhub Pastikan Program Tol Laut Tetap Berjalan Dengan protokol new normal di tengah Pandemi Covid 19

langkah Lainnya

Selain itu, BRI juga akan menyiagakan kehandalan sistem dan jaringan serta kemanan di sisi teknologi saat menjalani proses digitalisasi yang masif.

Baca juga : Pendanaan Fintech Lending Naik untuk UMKM Kesehatan dan Pangan

Sedangkan dalam proses bisnis, perbankan akan menjaga kualitas dengan cara restrukturisasi sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11 Tahun 2011.

Tak hanya itu, BRI juga hendak tumbuh selektif pada beberapa sektor seperti pertanian, obat-obatan,alat kesehatan, e-commerce, dan logistik.

Baca juga : Saham Alibaba Cs Anjlok, Usai Senat Loloskan RUU yang Bisa Depak Perusahaan China dari Bursa AS

BRI juga mengubah produk, bisnis proses dan operasional dengan menyesuaikan pada perilaku masyarakat. Seperti menghadirkan pinjaman dan simpanan digital hingga tumbuh secara selektif.

Sumber : liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *