Awal Dari Hobi, Putra Wirawan Rambah Bisnis Ikan Koi

Awal Dari Hobi, Putra Wirawan Rambah Bisnis Ikan Koi

Awal Dari Hobi, Putra Wirawan Rambah Bisnis Ikan Koi

Awal Dari Hobi, Putra Wirawan Rambah Bisnis Ikan KoiMenekuni sebuah hobi memang sangat menyenangkan. Apapun hobi atau kegemaran yang ditekuni jika dilakukan dengan serius akan menjadi hal seru. Seperti pria bernama Wayan Gede Putra Wirawan. Di rumahnya ia memelihara belasan ekor ikan koi dengan ukuran sedang. Motifnya pun beragam. Ikan-ikan itu ia pelihara karena hobi. Namun seiring berjalannya waktu, hobi tersebut ia jadikan lahan bisnis.

Ditemui di kediamannya di Jalan Ratna, Denpasar Timur, Putra Wirawan menjelaskan, bisnis yang ia mulai sejak 2016 ini berawal dari hobinya memelihara ikan. Namun muncul inisiatifnya untuk menjadikannya sebuah bisnis. “Awalnya sih cuma sekedar hobi sih. Iseng-iseng aja. Tapi lama-lama saya coba jadikan bisnis. Sejak tahun 2000-an sudah suka koi. Tapi gak begitu paham. Ketika beli lalu mati, beli lagi lalu mati lagi. Akhirnya saya sempat putus asa. Kolam tak terawat,” ucapnya.

“Kemudian tahun 2016 mulai tertarik lagi. Sudah mulai memahami tentang filtrasi juga. Kemudian mulai serius untuk menjadikannya bisnis pada akhir 2018,” sambungnya.

Menurutnya, memelihara ikan merupakan obat yang mujarab saat pandemi. Ia juga percaya memelihara ikan dapat menurunkan tingkat stress akibat stay at home. “Kalau saya, ini merupakan obat yang sangat mantap buat mengusir bosan. Jadi untuk jual ikan ini saya berharap orang-orang yang membeli ikan koi ini dapat mengurangi tingkat stressnya,” katanya.

Ditanya tentang biaya yang telah dihabiskan untuk menjalankan hobinya, Putra mengaku, mencapai puluhan juta rupiah. “Kalau uangnya sampai sekarang sudah sampai puluhan juta. Makanya saya jadikan ini lahan bisnis, supaya ada cash flow nya. Lumayan bisa menambah uang dapur di tengah pandemi,” kata dia.

Putra mengaku persaingan antar penjual ikan koi saat pandemi ini lumayan banyak, karena seller baru banyak bermunculan. “Kalau persaingan antar seller itu banyak, terutama yang baru-baru muncul. Tapi saya tanggapi dengan positif saja. Bagi saya bukan persoalan. Tapi saya ingin mengutamakan kualitas ikan. Dan yang terpenting adalah kesehatan ikan,” ujarnya.

Banyak orang yang memandang hobi memelihara ikan koi adalah hobi yang mahal dan hanya cocok untuk kalangan atas. Namun untuk Putra, tidak demikian. Paling murah dijual dengan harga Rp 15 ribu, dan yang paling mahal dijual dengan harga Rp 5 juta. “Kami pasarannya untuk kelas menengah ke bawah. Banyak yang bilang hobi koi ini adalah hobinya sultan, tapi tidak seperti itu. Siapa saja bisa memelihara koi. Tidak semua koi itu mahal,” tambahnya.