Awal Beroperasi, KAI Sudah Angkut 62 Penumpang dari Kereta Luar Biasa

Awal Beroperasi, KAI Sudah Angkut 62 Penumpang dari Kereta Luar Biasa

Angkut 62 Penumpang dari Kereta Luar Biasa

Angkut 62 Penumpang dari Kereta Luar BiasaPT Kereta Api Indonesia (KAI) tercatat melayani total 62 penumpang Kereta Luar Biasa (KLB) di hari pertama operasinya.

VP Public Relations KAI Joni Martinus menegaskan, seluruh penumpang tersebut merupakan penumpang yang termasuk dalam masyarakat yang dikecualikan sesuai SE Gugus Tugas Covid-19.

Baca juga : Telat Bayar THR, Pengusaha Terancam Kena Denda

“Meski okupansinya tidak tinggi, pengoperasian KLB ini KAI tujukan untuk melayani masyarakat yang memilikikebutuhan mendesak dengan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat,” ujar Joni dalam keterangan pers, Rabu (13/5/2020).

Beberapa rute yang diminati penumpang adalah Gambir – Surabaya Pasarturi, Gambir – Cirebon dan Gambir – Semarang Tawang. Secara rinci, berikut live22.apk android sebaran penumpang KLB yang dilayani PT KAI di hari pertama beroperasi:

KLB KP/10476 Gambir – Surabaya Pasarturi: 27 penumpang

KLB KP/10477 Surabaya Pasarturi – Gambir: 12 penumpang

Bandung – Surabaya Pasarturi KLB KP/10494: 11 penumpang

KLB KP/10497 Surabaya Pasarturi – Bandung: 1 penumpang

KLB KP/10502 Gambir – Surabaya Pasarturi: 8 penumpang

Pasarturi – Gambir Surabaya KLB KP/10507: 3 penumpang

KLB KP/10494

Jumlah Tiket yang Terjual

Adapun, PT KAI sendiri menjual tiket mulai H-7 keberangkatan. Hingga 12 Mei pukul 17.30 WIB, jumlah tiket yang terjual mencapai 89 tiket.

Terdapat 29 calon penumpang yang ditolak karena berkas yang diserahkan tidak lengkap.

“Pegoperasian KLB ini dikhususkan untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan pemerintah, dan bukandiperuntukkan untuk Angkutan Mudik Lebaran 1441 H,” tegas Joni.

Baca juga : Pekerja Tak Dapat THR Bisa Lapor ke Kemnaker

“Penumpang harus melengkapi berkas-berkas yang disyaratkan dalam SE Gugus Tugas Covid-19 No 4/2020 agar dapat membeli tiket perjalanan KLB. Bagi yang tidak lengkap, tidak akan diberikan Surat Izin dari Tim Satgas Covid-19,” tutup dia.

Sumber : liputan6.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *