Allianz Klaim Tak Terdampak Virus Corona , Penjualan Terus Meningkat

Allianz Klaim Tak Terdampak Virus Corona , Penjualan Terus Meningkat

Allianz Klaim Tak Terdampak Virus Corona , Penjualan Terus Meningkat

Allianz Klaim Tak Terdampak Virus Corona , Penjualan Terus Meningkat,– Penyebaran virus corona mulai berdampak pada beberapa sektor ekonomi. Meskipun demikian, perusahaan asuransi, Allianz Indonesia menyatakan tak terlalu terdampak penyebaran virus corona.

Direktur Pemasaran Allianz Life Indonesia Karin Zulkarnaen mengungkapkan bahwa penjualan asuransi Allianz Indonesia tak mengalami penurunan. Sebaliknya, tren penjualan asuransi mengalami peningkatan dengan merebaknya virus corona.

“Dari tren penjualan, tidak terdampak (corona) dan mengalami penurunan. Malah, penjualan membaik karena meningkatnya awareness pentingnya asuransi,” jelas Karin di Jakarta, 4 Maret 2020.

Karin menjelaskan bahwa Idn Poker saat ini asuransi Allianz Indonesia telah mengcover risiko dampak virus corona. Ia menyatakan akan terus memantau kondisi pasar dan mengedukasi agen-agennya untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya asuransi untuk mencegah virus corona.

“Kami akan terus antisipasi dinamisnya kondisi pasar karena penyebaran Corona. Untuk itu, kami akan terus edukasi agen kami untuk meningkatkan awareness masyarakat akan pentingnya asuransi,” pungkasnya.

Allianz Indonesia menutup tahun 2019 dengan capaian dana kelolaan mencapai sebesar Rp40,18 triliun. Angka ini meningkat 14% bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebesar Rp35,33 triliun.

BACA JUGA: Dana Kelolaan Allianz Indonesia Capai Rp40,18 Triliun di 2019

Ni Made Daryanti, Chief Investment Officer Allianz Life Indonesia menjelaskan, dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM) terdiri atas beberapa produk, seperti produk unit link, asuransi jiwa dan kesehatan, dan dana pensiun lembaga keuangan (DPLK).

“Portfolio AUM Allianz Indonesia ini terdiri dari produk unit link sebesar 53%, asuransi jiwa dan kesehatan sebesar 25%, dan DPLK sebesar 22%,” ujar Ni Made Daryanti pada Media Briefing di Jakarta, 4 Maret 2020.

Kemudian, Allianz Indonesia juga membukukan kenaikan jumlah tertanggung selama 2019 sebesar 9,49 juta, meningkat 18,9% dari periode sebelumnya sebesar 7,92 juta tertanggung.

Lebih jauh, Ni Made Daryanti menjelaskan bahwa nasabahnya dapat memilih produk unit link sesuai profil risiko dan kebutuhan masing-masing. Sehingga, setiap produk unit link tepat sasaran dan memberikan hasil optimal.

“Dengan hasil prima ini, kami berharap dapat terus mempertahankan kepercayaan nasabah dalam memberikan perlindungan asuransi dan pengelolaan fund,” tutup Ni Made Daryanti.