Sambut Februari Harga Emas Naik Tipis Jadi Rp955 Ribu per Gram

Sambut Februari Harga Emas Naik Tipis Jadi Rp955 Ribu per Gram

Sambut Februari Harga Emas Naik Tipis Jadi Rp955 Ribu per Gram– Harga emas produksi PT Aneka Tambang atau Antam naik. Berdasarkan pantauan IDN Times dari logammulia.com, Senin (1/2/2021), harga emas turun tipis Rp1.000 menjadi Rp955 ribu per gram. Sementara, harga jual kembali atau buyback juga naik Rp2 ribu menjadi Rp838 ribu per gram.

Logam Mulia Atau Emas Batangan Milik PT Aneka Tambang Tbk(Antam) Hari Ini  Naik – JabarPos.Com

Harga emas batangan Antam dalam pecahan lain

Berikut harga emas batangan Antam dalam pecahan lain per hari ini. Harga jual emas tersebut belum termasuk pajak penghasilan  atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang nomor pokok wajib pajak . Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Emas merupakan aset aman untuk berinvestasi

Emas bisa menjadi cara yang sangat berguna untuk mendiversifikasi portofolio investasi. Selain karena emas merupakan logam mulia yang banyak diminati, nilainya juga cenderung bertolak belakang dengan aset investasi lain seperti ekuitas atau properti. Itu berarti, di saat harga saham atau properti turun.  Nilai emas kemungkinan besar akan naik sehingga investor yang telah mendiversifikasi investasinya ke emas bisa bernafas lega karena tidak semua asetnya melemah nilainya. Menurut MoneyWeek, emas juga bisa disebut sebagai asuransi untuk portofolio seorang investor.  Sehingga setiap investor setidaknya harus mengalokasikan sekitar 5 persen sampai 15 persen dari portofolio mereka untuk investasi terkait emas atau emas.

Tentukan dulu tujuan investasimu sebelum membeli emas

Melansir dari http://katerinefrancisetsespeintres.com/  berinvestasi pada emas sering kali menjadi pilihan, terutama bagi para investor konservatif. Selain mudah, investasi emas juga cenderung aman. Sebab, risiko yang dimiliki tidak setinggi investasi pada instrumen saham. Sebelum kamu memulai investasi, tentukan lebih dulu apa tujuan investasimu. Jika investasi untuk jangka pendek, tentu instrumen emas tidak cocok karena ada selisih harga jual dan harga beli. Alih-alih untung, kamu bisa merugi. Sebaliknya, jika kamu berinvestasi untuk jangka panjang, emas jadi instrumen yang cocok. Sebab, kamu akan mendapatkan keuntungan yang cukup signifikan.