Menaker Pastikan Tidak Ada Kenaikan Upah Minimum 2021

Menaker Pastikan Tidak Ada Kenaikan Upah Minimum 2021

Menaker Pastikan Tidak Ada Kenaikan Upah Minimum 2021

Menaker Pastikan Tidak Ada Kenaikan Upah Minimum 2021, – Upah minimum provinsi (UMP) maupun upah minimum kabupaten/kota (UMK) biasanya akan naik setiap tahunnya. Namun, nampaknya ada yang sedikit berbeda pada akhir tahun ini.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Ida Fauziyah, memastikan tak ada kenaikan upah minimum di tahun depan, baik upah minimum provinsi (UMP) maupun upah minimum kabupaten/kota (UMK).

Melansir http://poker88asia.info/, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah memastikan tidak ada kenaikan upah minimum 2021. Hal itu tertera dalam Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor M/11/HK.04/X/2020 Tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 Pada Masa Pandemik Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Pandemik COVID-19 telah berdampak pada kondisi perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja atau buruk, termasuk dalam membayar upah. Dalam rangka memberikan perlindungan dan kelangsungan bekerja bagi pekerja atau buruh, serta menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum pada saat situasi pemulihan ekonomi di masa pandemik COVID-19,” tulis Ida pada surat yang dikeluarkan pada Selasa.

Penetapan upah minimum 2021

Dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian pada masa pandemik COVID-19, dan perlunya pemulihan ekonomi nasional, Ida meminta pada gubernur untuk beberapa hal. Pertama, melakukan penyesuaian penetapan nilai Upah Minimum 2021 sama dengan nilai Upah Minimum 2020.

Kedua, melaksanakan penetapan Upah Minimum 2021 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketiga, menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi 2021 pada 31 Oktober 2020.

“Sehubungan dengan hal di atas, diminta kepada saudara (gubernur) untuk menindaklanjuti dan menyampaikan Surat Edaran ini kepada bupati atau wali kota, serta pemangku kepentingan terkait di wilayah saudara,” tulis Ida dalam surat tersebut.

Protes buruh minta upah minimum 2021 naik

Diberitakan sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan buruh mendesak agar upah minimum 2021 naik. Dia menolak rekomendasi Dewan Pengupahan Nasional dan permintaan kalangan pengusaha bahwa tidak ada kenaikan upah minimum tahun depan.

Menurut Iqbal, kenaikan upah yang ideal sebesar 8 persen. Hal ini didasarkan pada kenaikan upah rata-rata selama tiga tahun terakhir.

Jika upah minimum tidak naik, lanjut dia, akan membuat situasi semakin panas. Apalagi saat ini buruh masih memperjuangkan penolakan Undang-Undang Cipta Kerja. Seiring penolakan omnibus law, buruh juga akan menyuarakan agar upah minimum 2021 tetap naik, sehingga aksi-aksi akan semakin besar.

Iqbal menilai tidak tepat bila pengusaha beralasan tidak menaikkan upah karena faktor pertumbuhan ekonomi. Dia membandingkan kondisi yang terjadi pada 1998, 1999, dan 2000.